Sosialisasi Penatausahaan Barang Persediaan

Sosialisasi Penatausahaan Barang Persediaan yang diselenggarakan pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 26 -27 Mei 2010 di Lantai 8 Sasana Widya Sarwono LIPI Jakarta dihadiri oleh 21 satuan kerja di lingkungan Jakarta – Serpong.

Pembukaan Sosialisasi

Pembukaan Sosialisasi

Presentasi kelompok 2

Presentasi kelompok 2

Suasana Sosialisasi Hari ke-1

Suasana Sosialisasi Hari ke-1

Hari pertama dihadiri oleh kepala satker / pejabat yang mewakili, operator Aplikasi Persediaan dan petugas penatausaha gudang.   Acara  dimulai sekitar pukul 09.40 dengan penyampaian laporan panitia penyelenggara oleh Kepala BUP, Bapak Ir. Agusto Wardjono Martosoedirdjo selaku penganggung jawab kegiatan.  Selanjutnya pengarahan sekaligus pembukaan oleh Sekretaris Utama LIPI, Bapak Prof. Dr. Rochadi Abdulhadi. Dalam arahannya, beliau menegaskan agar petugas Sistem Akuntansi Instansi (SAI) yang terdiri dari petugas keuangan, petugas Barang Milik Negara (BMN) dan petugas Barang Persediaan agar dibuatkan SK Kepala LIPI sehingga jelas baik tugas pokok dan tanggung jawab maupun kompensasi yang didapat.  Untuk memacu semangat kerja, bisa saja pada saat HUT LIPI, dipilih petugas penatausahaan SAK terbaik serta mendapatkan reward yang pantas dan sesuai.  Semoga saja wacana bukan hanya sebagai ‘angin surga’, tapi  bisa ditindaklanjuti oleh pihak yang terkait sehingga dapat terealisasi.

Berdasarkan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga tahun 2009, selama 4 tahun berturut-turut dari tahun 2006 sampai dengan 2009, opini BPK RI atas Laporan Keuangan LIPI adalah Wajar Dengan Perkecualian (WDP).  Artinya adalah bahwa Laporan Keuangan telah disajikan dan diungkapkan secara wajar dalam semua hal yang material, kecuali untuk dampak hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan, sehingga informasi keuangan dalam laporan keuangan dalam Laporan Keuangan yang tidak dikecualikan dalam  opini pemeriksaan dapat diandalkan.  Sangat disayangkan bahwa Pentausahaan Barang Persediaan ‘dengan sukses’ telah menjadi salah satu ‘Perkecualian’ yang dimaksud.  Karenanya, kegiatan ini sangat perlu diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari Hasil Audit Tim Audit BPK RI terhadap Laporan Keuangan LIPI.

<p align=justify>

Pelaksanaan Sosialisasi Penatausahaan Barang persediaan ini lebih kearah workshop.  Sebagai tim pengajar sekaligus narasumber adalah Bapak Agung Passinoraga dan Bapak Indra Dwiyatmoko dari BPK RI.  Pada setiap sesi, setiap peserta yang dibagi dalam 7 kelompok diberi latihan soal tentang kasus-kasus yang kerap dialami oleh pejabat ataupun petugas Barang Persediaan.  Studi kasus tersebut kemudian dipresentasikan oleh setiap kelompok secara bergiliran dan dibahas bersama solusi terbaiknya.

Suasana hari ke-2

Suasana hari ke-2

Presentasi kelompok 3

Presentasi kelompok 3

Kegiatan ini berakhir pukul 16.30, ditutup oleh Bapak Sunarto, Kepala Bagian Perlengkapan BUP, selaku Koordinator wilayah Jakarta – Serpong dan diakhiri dengan foto bersama antara peserta, narasumber serta panitia.

Foto Bareng

Foto Bareng

Semoga dengan kegiatan ini, dapat membuka wawasan dan memberikan pemahaman yang benar tentang bagaimana penatausahaan Barang Persediaan sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku tidak hanya bagi petugas Barang Persediaan, tapi juga untuk kepala satuan kerja dan pejabat yang terkait.  Dan Laporan Keuangan LIPI TA 2010 Wajar Tanpa Perkecualian (WTP) bukan sekedar mimpi…… Amien…..

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: