Sosialisasi Penatausahaan Persediaan dan Aplikasi SIMAK-BMN 2010

Rabu tanggal 24 November 2010, Biro Umum dan Perlengkapan LIPI berkesempatan mengadakan acara Sosialisasi Penatausahaan Barang Persediaan dan Pengenalan Aplikasi SIMAK BMN versi 2010  untuk satuan kerja LIPI yang berlokasi di wilayah Indonesian Timur.  Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari di Ruang Pertemuan Nayaka Loka UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya ”Eka Karya” Bali, Jl. Candi Kuning, Baturiti – Tabanan Bali dan dihadiri oleh 7 (tujuh) satuan kerja, yaitu UPT BKT Kebun Raya Purwodadi,  UPT BKT Kebun Raya “Eka Karya” Bali, UPT Loka Pengembangan Bio Industri Laut Mataram, UPT Loka Konservasi Biota Laut Bitung, UPT Balai Konservasi Biota Laut Ambon, UPT Loka Konservasi Biota Laut Tual dan UPT Loka Konservasi Biota Laut Biak.

Pada hari pertama, Bapak Ir. I Nyoman Lugrayasa – Kepala UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya “Eka Karya” Bali – berkenan memberikan sambutan dilanjutkan dengan pembukaan acara yang disampaikan oleh Bapak Ir. Agusto Wardjono Martosoedirdjo selaku penanggung jawab kegiatan.  Acara selanjutnya adalah pemaparan pengenalan aplikasi SIMAK-BMN versi 2010 disertai uji coba peralihan database BMN dan Persediaan dari aplikasi 2009 ke aplikasi versi 2010 menggunakan aplikasi Migrasi SIMAK-BMN 2010 dan untuk Barang Persediaan menggunakan aplikasi Konversi.  Sebagai narasumber untuk materi ini adalah Bapak Taufan Pamungkas Kurnianto dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan RI.

Pembukaan

Gambar 1. (dari kiri ke kanan) Bapak Ir. Agusto Wardjono Martosoedirdjo, Bapak Taufan dan Bapak I Nyoman Lugrayasa.

Suasana Sosialisasi

Gambar 2. Suasana Sosialisasi

Sosialisasi Penatausahaan Barang Persediaan dilaksanakan pada hari ke-2 dan ke-3.  Seperti pelaksanaan sosialisasi sebelumnya, pelaksanaan sosialisasi kali ini juga  lebih seperti workshop.  Peserta dibagi menjadi 4 kelompok dan pada setiap akhir sesi, peserta diberi latihan soal tentang kasus-kasus yang kerap dialami oleh pejabat ataupun petugas Barang Persediaan.  Studi kasus tersebut kemudian dipresentasikan oleh setiap kelompok secara bergiliran dan dibahas bersama solusi terbaiknya.

Kegiatan ini selesai pukul 16.00 WITA, ditutup oleh Bapak I Nyoman Lugrayasa dan diakhiri dengan foto bersama antara peserta, narasumber serta panitia.

foto bersama

gambar 3. Foto bersama

Salah satu tahapan menuju tercapainya reformasi birokrasi (baca ’remunerasi’) adalah adanya penilaian terhadap kinerja bagi Kementerian /Lembaga.  Penilaian tersebut  berupa hasil audit BPK RI terhadap Laporan keuangan K/L.  Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik, laporan keuangan K/L harus mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).   Sayangnya, Laporan Keuangan LIPI sampai dengan Tahun Anggaran 2009 berdasarkan opini BPK RI masih Wajar Dengan Perkecualian (WDP).  Perkecualian yang dimaksud adalah masalah Barang Milik Negara dan Barang Persediaan.  Semoga dengan diadakannya acara Sosialisasi Penatausahaan Barang Persediaan untuk setiap satuan kerja di lingkungan LIPI, dapat menjadi modal dasar khususnya bagi kawan-kawan penatausaha BMN dan penatausaha Barang Persediaan serta umumnya bagi para pejabat struktural di setiap satuan kerja dalam menyusun Laporan Keuangan.  Semoga Laporan Keuangan LIPI TA 2010 dan seterusnya mendapat opini dari BPK RI sebagai Wajar Tanpa Perkecualian (WTP) sehingga salah satu indikator reformasi birokrasi,  tercapai. Amien…..

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: