Persiapan LIPI Dalam Implementasi Penyusutan Aset Tetap Pada Laporan Keuangan Semester I 2013

Sebagai penjabaran dari Peraturan Pemerintah Nomor 6 tahun 2006 JO PP  Nomor 38 tahun 2008 tentang Standar Akuntansi Pemerintah (SAP),   Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 dan menindaklanjuti  Audit BPK RI atas LKPP 2010 – 2011, Kementerian Keuangan RI sebagai Pengelola BMN mulai memberlakukan penyusutan BMN berupa Aset Tetap pada entitas Pemerintah Pusat pada Laporan Keuangan Semester I 2013.  Untuk merealisasikan hal tersebut, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan aplikasi Migrasi dan aplikasi SIMAK-BMN 13.

 

Biro Umum dan Perlengkapan LIPI selaku koordinator pelaksana pengelolaan BMN di lingkungan LIPI, mengadakan kegiatan Sosialisasi Migrasi dan Aplikasi SIMAK-BMN 13 untuk seluruh satuan kerja LIPI.  Kegiatan ini dihadiri oleh petugas pengelola BMN dan petugas Persediaan dari 50 (lima puluh) satuan kerja dan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 29 Mei 2013 sampai dengan 31 Mei 2013 bertempat di Hotel Harris Kuta Resort, Bali.

 

Dalam sambutannya, Sekretaris Utama LIPI, Bapak Dr. Ir. Akmadi Abbas M.Eng.Sc. menyampaikan harapannya terkait penyelenggaraan penatausahaan BMN disetiap satuan kerja agar  dapat memenuhi 2(dua) tujuan, yaitu :

  1. untuk menghasilkan informasi yang diperlukan sebagai alat pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBN maupun untuk pelaporan manjerial;
  2. untuk menghasilkan informasi sebagai dasar untuk penyusunan Neraca dari Kementerian Negara/Lembaga, dan informasi-informasi lain untuk keperluan perencanaan kebutuhan dan penganggaran, pengadaan penggunaan/pemanfaatan, pengamanan dan pemeliharaan, penilaian, penghapusan, pembinaan, pengendalian dan pengawasan.

pada akhir sambutannya, bapak Setama LIPI  mengharapkan peran aktif dan kesiapan para peserta untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan sebaik-baiknya sehingga diharapkan pada semester I tahun 2013 rekonsiliasi BMN telah menggunakan aplikasi SIMAK BMN 13 serta terkait Utilisasi BMN agar satker-satker segera mengajukan permohonan Penetapan Status Penggunaan BMN kepada Biro Umum dan Perlengkapan LIPI.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI yang meliputi kebijakan penyusutan sesuai dengan PMK Nomor 1/2013 dan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 59/KMK.6/2013 tentang Tabel Masa Manfaat serta pengantar aplikasi SIMAK BMN 13.  Hari kedua sosialisasi, para peserta langsung mempraktekkan proses migrasi terhadap database SIMAK BMN masing-masing satker dipandu  oleh narasumber DJKN KemenKeu dan tim teknis BUP LIPI.  Proses Migrasi tersebut selain memindahkan database dari aplikasi SIMAK BMN 10 ke aplikasi SIMAK BMN 13, melakukan proses penyusutan terhadap asset tetap,  juga memfilter  database yang teridentifikasi tidak normal.   Satuan kerja yang terdeteksi mempunyai data tidak normal diantaranya adalah :

  1. Pusat Penelitian Fisika
  2. Pusat Penelitian Informatika
  3. UPT. BPP Biomaterial
  4. UPT. Balai Pengembangan Instrumentasi
  5. Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
  6. UPT. Signal dan Navigasi

Hasil dari proses migrasi yang telah dilakukan oleh setiap satker dipaparkan dan didiskusikan oleh seluruh peserta dengan bimbingan dari narasumber sehingga jelas tindak lanjut yang harus dilakukan agar nilai asset tetap yang disajikan dalam Laporan BMN memberikan nilai wajar setelah dilakukan penyusutan.

Gambar simak13_a

 

 

 

 

 

Gambar simak13_b

 

 

 

 

 

 

Gambar simak13_c

 

 

 

 

 

 

Untuk lebih mengenal asset yang dimiliki oleh LIPI dan tidak hanya sebatas angka-angka di atas kertas laporan,  serta untuk penyegaran dan  menguatkan kebersamaan – kekompakan diantara petugas pengelola BMN, pengelola Persediaan dan tim koordinator BMN  pusat , pada hari ketiga, seluruh peserta, narasumber dari DJKN Kementerian Keuangan dan panitia berkunjung ke UPT. Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya ‘Eka Karya’ Bali.

Gambar simak13_d

 

 

 

 

 

 

Kegiatan sosialisasi ditutup oleh Kepala Biro Umum dan Perlengkapan LIPI, Amas S.E., M.M.  Beliau kembali mengingatkan  pesan bapak Setama LIPI terkait informasi yang harus dapat disajikan oleh pengelola BMN satker untuk menunjang keperluan perencanaan dan penganggaran kebutuhan BMN.  Pada kesempatan tersebut, dipaparkan pula pemetaan kondisi alat laboratorium yang dimiliki oleh seluruh satker LIPI sampai dengan 31 Desember 2012.  Akhir kata, beliau menghimbau petugas BMN seluruh satker agar dapat melengkapi formulir Pemetaan Aset sesuai dengan yang dimiliki oleh masing-masing satker sebagai data awal untuk menunjang kegiatan dimaksud dan terus semangat mengelola BMN dan Persediaan demi terwujudnya 3T, yaitu Tertib Hukum, Tertib Administrasi dan Tertib Fisik.

 

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: